Blog yang penulis buat, hanya untuk memberi informasi dan pengetahuan kepada pembaca, juga menuangkan kreasi penulis.Tidak bermaksud untuk menyinggung maupun merugikan orang lain.
Sabtu, 28 September 2019
Detik Detik Sebelum Rasa Ini Mati
Detik Detik Sebelum Rasa Ini Mati
Oleh Meilisa Dwi Ervinda
Mustahil
Jembatan merah di baground foto kita mendadak sirna
Menghilang ditelan kemurkaan surya
Aku hanya bergeming, semua sudah terlanjur
Pohon pohon rindang di bingkai itupun menguakkan api
Bersorak, menyisakan pekat dan abu
Terselip doa dimusnahnya pemandangan itu
Termasuk doa kita berdua
Kau datang
Mengukir satu hal
Merampas banyak hal
Hingga hangusnya foto itu adalah saksi, rasa ini telah mati
Surabaya, 27 September 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
celoteh
kalian sering gak sih? merasa capek, jenuh, atau kalau nggak merasa bahwa diri kalian berada dalam posisi yang sangat asing. bukan, maksudku...
-
apa menurut kalian mengikuti sebuah kepanitiaan itu gak penting? atau bukan-bukan, lebih tepatnya mengapa sebuah kepanitiaan sekarang ini sa...
-
A ngin menari beriringan,melambaikan tangan pada rintik hujan yang bersenandung. Menyisakan hawa dingin dan genangan air yang tak dapat ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar