Dunia Ilusi
Oleh Meilisa Dwi Ervinda
Aku berharap temu mengetuk pintu kegelisahan
Membawa sekotak pesan candu yang kulukis bersama barisan rindumu
Tergiang jelas, bola matamu yang menari gemulai saat terbentur dengan pandanganku
Sungguh, aku menikmati hal itu
Aku berharap jendela rasamu tetap terbuka
Membiarkan ventilasi tawa melebur di dalamnya
Ingin kuberlari sekarang
Mengatas namakan waktu, bahwa jangka yang kucipta begitu keliru
Satu dan tetap seperti itu, aku mencintaimu wahai engkau dalam dunia ilusiku
Surabaya, 11 Desember 2019
Blog yang penulis buat, hanya untuk memberi informasi dan pengetahuan kepada pembaca, juga menuangkan kreasi penulis.Tidak bermaksud untuk menyinggung maupun merugikan orang lain.
Minggu, 15 Desember 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
celoteh
kalian sering gak sih? merasa capek, jenuh, atau kalau nggak merasa bahwa diri kalian berada dalam posisi yang sangat asing. bukan, maksudku...
-
apa menurut kalian mengikuti sebuah kepanitiaan itu gak penting? atau bukan-bukan, lebih tepatnya mengapa sebuah kepanitiaan sekarang ini sa...
-
A ngin menari beriringan,melambaikan tangan pada rintik hujan yang bersenandung. Menyisakan hawa dingin dan genangan air yang tak dapat ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar