Sabtu, 07 Maret 2020

Warung Indonesia


Warung Indonesia
Oleh Meilisa Dwi Ervinda

Desas-desus kaca berita
Bak makanan pembuka
Dengan semangkuk aksara, membius tiap pengunjungnya
Tuangan saus hasut serta hoax
Jadi sorotan utama
Jangan lupakan garbu politik dan sendok ekonomi sebagai acuanya

Selamat datang di Warung Indonesia
Penyuguh utama kekayaan ukit yang melimpah ruah
Menjadi incaran dunia dari tiap keberagaman yang ada
Menggoda selera dengan rentetan menu konflik penggempar publik

Kau tahu? Di dalamnya ada bisikan gula janji perubahanan
Juga berteriak mempermainkan kepercayaan
Menikam cuka keadilan
Serta tak segan melebur dan mendidihkan uang hasil penggerut rakyat kecil

Cobalah kemari..
Ke Indonesia yang panas ini
Dengan demokrasi yang tumpang tindi
Pemilik jus kesenjangan ekonomi
Tak ada yang seperti ini
Setiap saatnya adalah penikmat negeri
Kuasanya pemilik menu cantik pendamba komisi
Yang tak usah rupiah sebagai alat tukarnya
Cukup aksara pelukis semuanya.
Ya.. menggores tiap inci Warung Indonesia.

Gresik, 25 Januari 2018


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

celoteh

kalian sering gak sih? merasa capek, jenuh, atau kalau nggak merasa bahwa diri kalian berada dalam posisi yang sangat asing. bukan, maksudku...